Tahukah anda?

Untuk menjamin kesehatan anda, rempah-rempah diolah tanpa MSG, obat pengawet, sehingga kadaluarsa relatif pendek (max. 6 bulan).
Dendeng  diolah dengan daging segar dan diiris tipis agar empuk dan renyah tanpa obat pengampuk daging.
Kadar air dalam daging segar mencapai lebih dari 50% yang menjamin kesegaran dan kelembutannya, yang mana tidak didapatkan pada daging yang sudah tidak segar lagi. Hal ini yang menyebabkan daging segar mengalami penyusutan lebih dari 50% setelah dimasak dan dibuang lemaknya.




Daging segar:                   Daging tidak segar:
-Bakteri belum ada              -Banyak bakteri
-Kadar air > 30%                -Kadar air +/- 20%
-Dimasak menyusut 30%      -Dimasak menyusut +/- 20%




Untuk menghasilkan satu potong daging  berkualitas dengan berat 50 gr, dibutuhkan daging segar 100 gr.
Untuk menghasilkan dendeng berkualitas dengan berat 200 gr, dibutuhkan daging segar 400 gr.

Cara menggoreng mempengaruhi empuk tidaknya hasil gorengan dendeng/empal. Mohon diperhatikan cara menggoreng :

Cara menggoreng Empal
-Keluarkan dari freezer dan tunggu sampai mencair
-Siapkan minyak goreng, kira-kira sampai empal terendam minyak
-Panaskan minyak goreng tersebut sampai suhu sedang / jangan terlalu panas
-Masukan empal dalam penggorengan beserta bumbunya
-Bolak-balik empal selama menggoreng sekitar 3 menit sampai warna menjadi coklat tua gelap, lalu angkat dan tiriskan
-Sajikan selagi panas untuk mempertahankan kerenyahan empal

Cara menggoreng Dendeng
-Siapkan minyak goreng, kira-kira sampai dendeng terendam minyak
-Panaskan minyak goreng tersebut sampai suhu tinggi, setelah itu kecilkan apinya
-Sebelum digoreng, rendam dendeng dalam air sekitar 1 menit.
-Kemudian masukan dendeng dalam minyak goreng yang sudah dipanaskan tadi selama 3-6 detik sambil dibolak-balik.
-Lalu angkat dan tiriskan.
-Sajikan selagi panas untuk mempertahankan kerenyahan dendeng.

0 komentar:

Post a Comment